Make your own free website on Tripod.com

 

 

 

Terima kasih Anda telah masuk ke kolom FAQ IndonesiaFish

 

 

 

 

 

 

 

 
bullet

Bagaimana memilih pasangan discus yang cocok? Usahakan Discus berpasangan secara alami dengan cara memasukkan beberapa calon induk dewasa (usia 11 hingga 16 bulan dan matang kelamin) ke dalam tank komunitas dengan ukuran 100x50x45cm, lalu letakkan cone pada sudut tank.

 

bullet

Bagaimana kita tahu ada Discus yang berpasangan? Discus betina dan jantan yang cocok akan terlihat berduaan dan mulai membersihkan cone tersebut, mereka akan mengusir ikan lain yang berada didekatnya atau memasuki teritorialnya.

 

bullet

Selanjutnya apa yang kita lakukan dengan pasangan tersebut? Ambil dan pisahkan kedua Discus tersebut dan masukan kedalam breeding tank, masukan juga cone atau subrat bertelurnya. Pastikan pasangan tersebut cocok dengan mengamati proses selanjutnya seperti bertelur, pembuahan dan menghasilkan anakan Discus.

 

bullet

Apakah Discus mau dipasangkan secara paksa? Ya, mereka mau juga dipasangkan secara paksa dan sukses bertelur. Hanya pada beberapa kasus sering terjadi indukan Discus tidak mau membawa anak atau indukan berkelahi memperebutkan anak dan ada juga yang tidak mau berpasangan.

 

bullet

Adakah hal lain yang menyebabkan Discus gagal memijah bila dipasangkan secara paksa? Ya, dimana kita salah memasangkan induk, ternyata keduanya induk tersebut ternyata betina atau keduanya jantan.

 

bullet

Mengapa telur Discus saya tidak pernah menetes dan busuk semua? Banyak faktor penyebabnya, antara lain: telur induk dibuahi oleh induk jantan, PH terlalu tinggi, air yang kurang baik (terdapat banyak jamur, bakteri dan penyakit atau zat lainnya), arus air yang terlalu besar yang disebabkan oleh aerasi, breeding sponge atau air dari pipa input (untuk system tank) dan bahkan beberapa breeder mengatakan ikan jantannya mandul.

 

bullet

Hal-hal apalagi yang menyebabkan telur tidak jadi menetes? Suhu yang terlalu dingin (dibawah 26  derajat Celcius) dan suhu yang terlalu panas (diatas 32 derajat celcius), perubahan suhu air yang drastis dan tiba-tiba, kualitas air yang berubah-ubah.

 

bullet

Bagaimana mengatasi telur agar tidak busuk atau meminimalkan pembusukan? Kondisi yang kurang baik seperti diatas dihindari, dapat juga diberikan methyline blue sesuai dosis untuk pencegahan jamur atau gunakan formalin 37% dengan dosis 1 cc untuk 50-75 liter air tankan diberikan 1 atau 2 jam setelah pembuahan telur oleh ikan jantan.

 

bullet

Apakah discus melakukan kontak kelamin? Tidak, Discus betina akan meletakkan telurnya pada subrat dan seterusnya diikuti oleh sang jantan dengan membuahinya.

 

bullet

Apa yang akan dilakukan oleh induk ikan setelah bertelur? Umumnya ikan jantan atau betina akan menunggui telur mereka, mereka akan bergantian mengipasi telur tersebut dengan sirip insangnya, juga terlihat Discus seolah-olah meniupi telurnya dengan mulut mereka.

 

bullet

Bagaimana cara menggunakan Peat Moss? Masukkan Peat Moss dalam kain kasa atau stocking bekas dan rendam dalam central filter Anda, banyaknya tergantung seberapa besar dan banyak tank yang ada.

 

bullet

Saya sudah memasukkan Peat Moss dalam tank, tapi karena PHnya tidak cepat turun? Peat moss tidak akan langsung menurunkan PH dalam sekeja, turunkan PH dengan posphoric acid dan selanjutnya Peat Moss yang akan mempertahankan untuk jangka waktu lama.

 
bullet

Berapakah PH air yang ideal untuk Discus? Usahakan PH dibawah 7 dan diatas 5.5, idealnya adalah 6.

 
bullet

Apakah fungsi dari Peat Moss? Selain menurunkan PH, Peat Moss juga berfungsi sebagai ion exchanger alami dan mengurangi kesadahan pada air.

 
bullet

Air saya menjadi coklat dan kuning setelah saya memasukkan Peat Moss, apakah berbahaya untuk Discus? Tidak, substansi didalam Peat Moss adalah sama dengan substansi yang terdapat pada air di sungai Amazon (black water), dimana merupakan habibat asli dari Discus.

 
bullet

Apakah yang dimaksud dengan Chloramine? Chloramine adalah kombinasi dari Chlorine dan Ammonia, dimana banyak PAM menggunakannya untuk tujuan sterilisasi.

 
bullet

Berapa suhu air ideal untuk Discus? Discus hidup di alam aslinya pada suhu berkisar 26-30 derajat Celcius. Saya mempertahankan suhu sekitar 28-29 derajat Celcius untuk anakan dan ikan dewasa, juga pada saat breeding, sedangkan ikan sakit saya treatment dengan suhu 30 hingga 32 derajat Celcius.

 
bullet

Apakah yang dimaksud Biological Fitration? Biological Fitration adalah sebuah filter yang mungkin saja terdiri dari sponge, bio ball atau media lain yang merupakan tempat atau media hidup dari bakteri pengurai nitrit dan ammonia.

 
bullet

Apakah Discus menyukai arus air? Tidak, arus filter atau pompa yang deras bukan sesuatu yang baik untuk discus, terlebih lagi pada saat breeding.

 
bullet

Apakah Biological Filter boleh sering dibersihkan? Tidak boleh, sebaiknya Biological Filter jangan sering dibersihkan, apalagi dicuci dengan air panas. Sponge filter merupakan sebuah Biological Filter yang sederhana.

 
bullet

Apakah air tanah tidak perlu diendapkan? Salah, air tanah juga tetap harus diendapkan, bahkan air tanah mempunyai resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan air PAM yang umumnya mengandung Chlorine.

 
bullet

Apakah air PAM lebih bersih dan baik untuk Discus? Tidak juga, banyak pipa jaringan PAM yang bocor dan rusak sehingga air terkontaminasi.

 
bullet

Berapa lama air PAM/tanah diendapkan? Yang aman minimal 24 jam, bisa diberikan aerasi yang baik, hanya saja PH akan sedikit naik.

 
bullet

Bagaimana cara mengukur PH air? Gunakan PH meter digital, kertas lakmus atau PH tester kit yang dapat dibeli di toko kimia.

 

 

     

 

 

Copyright @2004 IndonesiaFish.

Developed by Master Degree MMUMB